Jagokoding - Bukanlah suatu prestasi yang berarti untuk melakukan bisnis sebagai seorang blogger. Terkadang pekerjaan yang sering dianggap sepele ini ternyata lebih sulit dan menyita waktu dibandingkan bekerja sebagai budak perusahaan.
Ini karena beban berat yang harus dipikul oleh setiap blogger, baik fisik maupun mental. Misalnya, siap duduk di depan laptop berjam-jam setiap hari, siap memutar otak setiap detik untuk menghasilkan ide tulisan yang menarik, hingga siap menelan pahitnya rasa. setelah bekerja keras, ternyata tidak ada yang membacanya, apalagi berkomentar.
Ya. Kurang lebih begitulah gambaran kehidupan seorang blogger. Tidak semenyenangkan yang sering Anda baca di artikel-artikel sebelumnya, bukan? hehe
Namun, profesi blogger menurut saya masih sangat menjanjikan dan akan selalu begitu. Bukti? ada banyak di internet - cari tahu sendiri. Hanya saja tidak mudah untuk mencapai level itu. Ada harga yang harus kita bayar. Ada juga proses panjang yang harus kita lalui.
Tapi yakinlah, selama kita mampu mengubah bisnis blogging kita menjadi sesuatu yang menyenangkan, semua kesulitan dan proses panjang tidak akan terlalu terasa. Bagaimana? Berikut saya berikan gambaran 3 (tiga) tips agar kegiatan blogging anda tidak membosankan.
1. Tulis topik yang Anda sukai
Jika kita merujuk pada saran dari beberapa blogger terkenal, kita pasti akan menemukan bahwa salah satu saran yang sering mereka ulangi adalah "mulai blog dengan satu tema", alias niche blog. Dengan kata lain, jika kita ingin memulai sebuah blog, mulailah yang hanya berfokus pada satu hal.
Baik itu kesehatan, atau bisnis, atau psikologi, atau pertanian, atau apa pun, hanya satu tema yang penting. Seharusnya tidak lagi.
Ini hanya untuk memastikan blog kita memiliki tema yang terfokus, mudah menarik pelanggan, mudah dikelola, dan mudah dimonetisasi. Berikut adalah empat manfaat utama. Namun, ada satu hal yang paling saya benci tentang menjalankan blog seperti ini dan itu adalah kegiatan yang sangat membosankan. Bagaimana tidak, ide dan kreativitas orang dalam menulis terbatas.
Oke, mungkin saya dapat menerima bahwa peluang sukses Anda dengan niche blog tentu lebih tinggi daripada jika Anda menjalankan blog gadogado, tetapi dapatkah Anda menjamin bahwa Anda dapat memanfaatkan peluang ini untuk kesuksesan nyata, sementara di satu sisi Anda dapatkah itu membuat Anda rentan terhadap kebosanan? Nah, tolong jawab!
Tetapi jika Anda meminta pendapat saya, saran saya adalah untuk tidak memulai blog niche kecuali Anda benar-benar bersemangat tentangnya. Tapi jika tidak, hindari dan buatlah blog yang bodoh. Karena hanya blog seperti ini yang bisa membuat Anda lebih bahagia, karena Anda bisa menulis dengan bebas, bersenang-senang dan berkreasi tanpa batas. Alhasil, aktivitas blogging Anda menjadi jauh dari kata membosankan.
2. Ikut kontes blogging
Jika kita ingin lebih memahami masalah "kebosanan", kita akan sering menemukan bahwa apa yang mengganggu kita dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai seorang blogger bukan karena kegiatan menulis yang monoton, tetapi karena kurangnya rasa api di rambut yang bisa dirasakan seseorang.
Dan itu sangat mungkin karena tidak ada persaingan. Sama seperti ketika kita belajar hanya untuk belajar. Cukup membosankan, bukan? Di sisi lain, ketika kita belajar untuk melanjutkan ke perguruan tinggi misalnya, suasana yang kita dapatkan tidak lagi membosankan, tetapi sangat mengasyikkan. bukan? Tentu.
Wong kita bersaing, bertarung dengan orang lain untuk mendapatkan tempat di depan. Jadi kita harus semangat. Nah, itulah syarat yang bisa kita terapkan dalam bisnis blogging kita agar tidak terdengar membosankan lagi, yaitu dengan memasukkan nuansa persaingan. Metode? Anda dapat mengikuti kontes blogging yang diadakan hampir setiap bulan oleh banyak perusahaan dan beberapa merek. Cari sendiri di Google untuk mendapatkan informasinya.
3. Berhentilah memposting artikel sesekali dan ganti dengan podcast atau video
Sesuatu yang dilakukan terus menerus dan dalam waktu lama pada dasarnya dapat mengganggu kita. Apalagi jika itu sesuatu yang tidak kita sukai. Dari sudut pandang seorang blogger, menulis bisa menjadi penyebab kebosanan. Meskipun saya jujur, saya sering bosan menulis sendiri. Bosan duduk berjam-jam memandangi hasil pengetikan di layar laptop Samsung putih yang sedikit lapuk.
Aku Bosan!
Namun, alih-alih melepaskan kebosanan dan berhenti ngeblog, saya memilih untuk menyesuaikan saja strategi blogging yang saya gunakan sebelumnya. Di mana sebelumnya saya hanya membuat konten dalam bentuk tulisan (artikel), kini saya juga berani menyajikan konten dalam bentuk suara yaitu podcast.
Saya hanya melakukan ini agar aktivitas blogging saya tidak membosankan seperti dulu. Karena ada variasi, ada podcast. Jadi walaupun capek menulis, saya masih bisa merekam suara saya, menaruhnya di podcast, dan kemudian mempostingnya di blog saya. Alhasil, blog saya selalu up-to-date dan saya terhindar dari kebosanan.
Jika Anda bosan menulis dan memposting di blog Anda, cobalah podcast atau mungkin video sesekali. Hehe.
Nah itulah 3 tips yang bisa kamu lakukan untuk menghentikan aktivitas ngeblog yang membosankan. Semoga ini bermanfaat.

No comments:
Post a Comment